Tampilkan postingan dengan label Oretan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Oretan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 03 Juni 2017

Tapaktilas Hati

Disini kabarku baik baik saja. meski itu sebenarnya hanya sebuah kepura-puraan.
Kalau kamu ?
Sebenarnya aku tidak perlu bertanya. Jelas sekali.
Kamu benar benar bahagia sekarang dengan genggaman baru yang kamu pilih.

Lucu ya jika dipikirkan.
Aku yang kadang memikirkan bagaimana kehidupanmu sekarang, sedang kamu yang sudah melupakan aku sejak lama.
Lalu akhirnya dua orang yang pernah saling membahagiakan itu menjadi orang yang asing (lagi).
Yang tidak saling mengenal.
Padahal, dialah orang yang mengenalkanku pada "Jatuh Cinta"
Tapi endingnya kenapa menjadi seperti yang tidak kuinginkan.

Aku kira setelah kisah kita selesai, tulisan tulisan tentangmu juga ikut tamat. Tapi ternyata tidak.
Kenangan itu masih bernyawa. Ia masih sering menyerangku tiba tiba. Seperti sekarang ini.
Bisa diibaratkan,
kenangan itu seperti istana yang megah. Juga indah.
Dibangun atas rasa sayang.
Dirawat atas rasa perhatian.
Si penghuni tau sekali bagaimana ia harus menjaga istana itu.
Sampai suatu hari istana itu hancur. Karena penghuni nya bosan.
Ia mengatakan kalau dia ingin sekali berjalan jalan.
Lalu ia tidak pernah kembali lagi.
Istana itu menjadi kosong.
Tak terawat, tak terurus, dan akhirnya tak terlihat lagi karena tertutup debu.

Cobalah mampir. meski hanya sekedar lewat.
Supaya kamu mengetahui bagaimana keadaan istana itu sekarang.

salam: m.s
Read more

Senin, 17 April 2017

BAPAKKU SEORANG BAPAK

Bapakku memang seorang bapak. Inilah yang beliau curahkan untuk anaknya. Tidak pernah ada larangan tehadap apa yang kami kerjakan selama kami dapat mempertanggungjwabkan dan murka beliau manakala kami terlihat santai tanpa mempunyai rencana apa yang akan kami lakukan. Satu hal yang telah terpatri dalam diriku sesuai  pesan beliau “Nduk,kamu dalam hidup itu harus mengetahui tentang segala dan mengetahui segala tentang sesuatu”. Jadi dalam hidup ini jangan bertindak setengah-setengah, sebisa mungkin kita pernah mencoba sesuatu hal dalam kehidupan, tetapi manakala kita telah menekuni sesuatu hal dalamilah sampai sekecil-kecilnya.

Banyak orang yang tidak mempunyai keyakinan bahwa faktor terpenting untuk meraih sukses adalah sikap kita, bagaimana kita memandang segala sesuatu dengan pandangan positif sehingga akan timbul keberanian, kekuatan dan kebulatan tekad untuk meraih sukses. Jadi untuk meraih sukses bukan hanya pada keberuntungan semata atau masalah teknis. Bila sikap kita telah terbentuk maka sesuatu itu harus diraih dengan totalitas, jika kita hanya setengah hati maka rawan untuk dapat meraih keberhasilan. Nah disinilah kegagalan yang terjadi akibat sesuatu dikerjakan dengan asal-asalan, tanpa keterampilan yang memadai, dan tidak fokus. Hakekat totalitas itu sendiri bahwa kita harus bekerja dengan hati, artinya menyenangi apa yang kita kerjakan, menggunakan pikiran, artinya fokus pada apa yang kita kerjakan dan tindakan bahwa kerja kita harus diringi dengan kemampuan yang mumpuni, terampil dan penuh tanggung jawab.
Mungkin ini sepenggal motivasi yang dapat saya petik dari Bapak, dengan beban yang berat tetapi segala totalitas dilakukan untuk menggapai apa yang menjadi mimpi.
Read more

Rabu, 11 Februari 2015

SELAMAT ULANG TAHUN BAPAK KESAYANGAN

Ada kebanggaan luar biasa besar untuk memiliki sosok panutan sekaligus kesayangan.
Ada do’a yang tak pernah putus,sekalipun oleh jarak yang jauh.
Ada kecintaan paling utama,untuk Bapak terhebat di dunia.





Aku       : pak kapankah Bapak akan memujiku? Tanyaku
Bapak    :tidak akan pernah di hadapnmu.jawabnya
Aku       : kapankah Bapak akan bangga padaku? Tanyaku lagi
Bapak  :setiap kali kau menyelesaikan impianmu,meski jalanmu bukan yang aku inginkan.jawabnya
Aku        :bapak,kapankah Bapak akan menangis?tanyaku
Bapak     :tidak akan pernah di hadapanmu.jawabnya
Aku        :kapankah bapak akan bersedih?tanyaku lagi
Bapak     :setiap kali kau terluka.jawabnya



Untuk bapak terhebat yang mengulang tahun di hari ini “selamat ulang tahun,bapak kesayangan kami semua”
Gemuruh do’a  berawal “semoga” insya Allah selalu dipanjatkan dari keluarga kecil kita dan dari siapapun di luar sana.
Akan ada hari ketika usia bukan lah lagi tujuan dari segala pengharapan ,tentang kasih sayang yang terkadang tak perlu ditunjukkan,tapi selalu dirasakan oleh kami semua hingga berbuah harapan akan balasan kebaikan .
Kami tahu,kasihmu tak akan menua bersama senja,semoga kebahagiaan ini selalu ada,selamanya.
Read more

Minggu, 11 Januari 2015

Untuk Sebuah Pertemanan

sebuah pertemanan itu seperti apa?
Haruskah ada kecemburuan dan kegalauan di dalamnya?(hening)
Entahlah.
"Buatku, terkadang bukan karena kita acuh maka pertemanan itu menjadi retak. Karena pada kenyataannya, aku masi tetap di sini. Masih menjadi seseorang yang sama seperti yang dulu mereka kenal. Hanya saja, merekalah yang perlahan menjauh."

"Sama. Aku pun begitu."
"Teman adalah rasa nyaman. Di mana aku melukis pelangi, dan kau menyempurnakan warnanya. Di mana aku mengeja hujan, dan kau menyatukannya. Di mana aku meraba dalam gelap, dan kau meneranginya."

Rasanya sulit membayangkan, bahwa suatu saat aku pun harus menuliskan tentang sebuah kehilangan. Sebuah jarak dalam lintasan ruang dan waktu tak pernah menjadi beban bagi tiap pertemanan  dan genggaman tangan. Membunuh tiap-tiap penat dan kerinduan yang tak pernah mampu kuberi nama dalam sebuah jeda. Ada tawa yang tak pernah mampu kau mengerti bahasanya, ada kisah-kisah yang tak pernah kau tau indahnya, ada sesak yang terhempas dan enyah saat bersamanya. 




Menembus tiap batas dan kecanggungan. Melawan tiap kesepian yang terasa memuakkan. Lalu seperti sebuah garis, yang kemudian menghilang ke belakang. Menyematkan tiap-tiap kenangan pada nama-nama yang tersimpan hangat. KAMI. Ah, kau takkan pernah mengerti. Betapa nyamannya bersandar pada sosok-sosok yang kau sayangi meski tak kau jumpai. KAMI. Nama-nama yang terus kurajut, kuucapkan, dan kukunci perlahan pada sebuah ruang yang....ahh, sekali lagi kau takkan pernah mengerti.
Terimakasih atas pertemanan yang hangat  ini. Kalian tau? Menemukan senyuman hangat yang menenangkan dalam setiap kehilangan, adalah seperti merasakan kehadiran tangan Tuhan pada setiap permohonan....
 



  • Mereka yang terus menyemangatiku, mengantarkanku pada arah jalan pulang yang tak lagi tersesat. Menegakkanku dan membantuku tetap tersenyum dalam banyak waktu.
  • Seseorang yang ikut dalam kepanikan meski ia sendiri pun tak mengerti benar tentang apa yang terjadi. Bahkan membantuku menjelaskan, hingga aku tak jadi tenggelam oleh sebuah amarah.
  • Seseorang yang teramat sangat spesial dalam kisah pertemananku, seseorang yang selalu ada dalam tiap kebisingan di ruang itu. Menjadi tempat bagi tiap kisah dalam perjalananku. Menjadi tempat sampah bagi tiap ketakutanku.   
   

Akan ada segudang kerinduan untuk tiap kenangan yang tertinggal di sudut kita berdiri bersama.Semoga kelak kita di takdirkan untuk bertemu kembali dalam sebuah urutan waktu :D
Betapa pertemanan itu benar-benar tanpa syarat...
ketika melihatnya terbatas...
tapi aku tau cintanya luas dan bebas...
Ini tentang aku dan XII Bahasa ...


                                      





Read more