Pagi, selalu menghadirkan perasaan yang sulit aku definisikan. Semacam
rindu, atau serupa cinta. Pagi tak mengenal basa-basi dan senyum yang
dibuat-buat, seperti ketulusan. Tak memerlukan bahasa.
Dear, yang hadir pagi hari. Di sini langit menjatuhkan beribu
gerimis. Sebanyak itu doaku untukmu. Jatuh cinta padamu membuatku
mengerti, bahwa cinta bukan soal yang rumit. Semua menjadi mudah, semua
menjadi berarah.
Yang saling menemukan akan saling menguatkan. Dia yang menyayangimu tak pernah abai mendoakan, tanpa kau minta.
0 komentar